Maut Pasti Datang

6 Manfaat Bagi Istri Apabila Payudara Sering dihisap Sama Suaminya
6 Manfaat Bagi Istri Apabila Payudara Sering dihisap Sama Suaminya
Maut Pasti Datang
Maut Pasti Datang
Kebanyakan manusia ingin terhindar dari maut, tapi keinginan untuk menghindar dari kematian seseorang tak akan mungkin tercapai.

Kematian tepat datangnya sesuai dengan ketetapan Allah SWT.

Baca Juga : Cara Malaikat Maut Mencabut Nyawa 

Bila ajal seseorang datang, maka tak seorangpun mampu untuk memajukan dan menunda sekalipun sedetik, apalagi disuruh nunda untuk mengetahui keluarganya yang sedang dihubungi karena jauh tempatnya.

Allah berfirman yang artinya : 
 "Katakanlah : Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu". (QS. 62 : 8). Juga firman Allah yang artinya : "Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang tertentu waktunya". (QS. 3 : 145). Juga firman Allah yang ada kaitannya dengan kematian yang artinya : "Maka apabila telah tiba waktu (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka bisa mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya". (QS. 16 : 61).
Ketika ruh dicabut sakitnya luar biasa dan tidak bisa dibandingkan dengan rasa sakit di dunia, dan ini dirasakan orang-orang kafir. Tetapi keluarnya ruh orang-orang beriman dengan perlahan-lahan.

Mengenai rasa sakit ketika ruh dicabut maka Nabi saw. menjelaskan dalam sabdanya yang artinya : 
"Sakitnya sakaratul itu kira-kira tiga ratus sakitnya pukulan pedang". (HR. Ibnu Dunya). 
Tatkala sesorang dicabut nyawanya oleh malaikat Maut, maka sebelah kanan dan kirinya ada dua malaikat lain yang turut menungguinya. Dan ketika ruh seseornag ditarik, maka dia termasuk golongan celaka, maka malaikat Adzab yang berada di sebelah kirinya memanggilnya.

Setelag dicabut ruhnya seseorang, maka ia dalam keadaan mati, kemudian akan diselenggarakan jenazahnya sampai selesai, kemudian dimasukkan ke dalam liang kubur.

Seseorang tentunya mendambakan, agar keselamatan di alam kubur, hendaknya memelihara empat perkara, yaitu sebagai :

  1. Menjaga shalat. Dalam hal ini menjaga shalat lima kali sehari semalam yang telah menjadi kewajiban semua muslim. Dan lebih utama bisa menambah shalat-shalat sunnat lainnya.
  2. Membaca Al Qur'an. Dalam hal ini tidak sekedar membaca, akan tetapi difahami, diresapi isi yang terkandung di dalamnya, kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Membaca tasbih. Yakni membiasakan membaca kalimat thayibah seperti halnya subhanallaah, Alhamdulillah, Allahu Akbar setiap selesai shalat sebanyak 33 kali dan ditambah dengan ucapan laa ilaha kulli syai'in qadiir.
  4. Bersedekahlah. Memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada orang lain yang dianggap membutuhkan.
Disamping itu juga kita harus menghindari empat perkara : dusta, khianat, bergumam, dan kencing pada badan. Nabi saw. bersabda, yang artinya : Bersihkanlah akan kencing, sebab kebanyakan siksa kubur adalah akibat kencing. Juga sabda beliau yang lain :
Artinya :  
"Barang siapa melihat orang teraniaya yang membutuhkan pertolongannya tetapi tidak menolongnya, maka di dalam kuburnya ia akan diganjar 100 kali cemeti neraka".
Kalau kita mau meresapi tentang sengsaranya menghadapi ruh dicabut dan sengsaranya di alam kubur, maka kita akan waspada terhadap amalan-amalan yang bisa menyesatkan, sehingga dalam hidup ini kita berusaha secara maksimal untuk menjalankan amal saleh yang mampu sebagai sarana untuk memasuki Surga Allah.

Demikianlah pembahasan tentang Maut Pasti Datang. Tolong di Bagikan Kepada Semua Orang. Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semuanya.

Sumber : Kemana Tujuan Akhir Manusia ?

0 Response to "Maut Pasti Datang"

Post a Comment

Jangan Lupa Like Page Facebook GODELOKU.com Untuk Mendapatkan Informasi Berita Terbaru dan Topik-topik Menarik Lainnya.